Pelepasliaran Buaya Muara di Kawasan Taman Nasional Sembilang

0
79

Sumatera Selatan, 4 Februari 2021. Kawasan Taman Nasional Sembilang berada di pesisir timur pulau Sumatera yang didominasi oleh dataran berlumpur dengan tutupan vegetasi berupa hutan mangrove serta memiliki banyak aliran sungai.  Lokasi Taman Nasional ini merupakan salah satu habitat alami Buaya Muara (Crocodylus porosus), sehingga sering ditemukan hampir disetiap sungai yang terpengaruh pasang surut air laut.

Dalam upaya pelestarian Buaya Muara, pada tanggal 3 Februari 2021 Balai Taman Nasional Berbak dan Sembilang yang merupakan pengelola kawasan Taman Nasional Sembilang yang diwakili oleh tim dari SPTN Wilayah II Palembang beserta tim BKSDA Jambi melakukan kegiatan pelepasliaran 2 ekor buaya muara dengan ukuran panjang tubuh 4,5 meter dan 1,5 meter yang sudah 4 bulan berada di TPS (Tempat Penyelamatan Satwa) BKSDA Jambi untuk dilepaskan di Sungai Simpang Bugis (Resort Sembilang). Buaya muara berasal dari penanganan konflik di Seksi Wilayah Konservasi (SKW) IIIResort Nipah Panjang.

Buaya Muara yang dilepasliarkan dibawa dari Tempat Penyelamatan Satwa BKSDA Jambi dengan cara dimasukkan dalam kurungan besi melalui jalur darat menggunakan mobil, kemudian dipindahkan ke perahu (jukung) untuk dibawa melalui jalur perairan di Sungai Sembilang sampai dengan Sungai Simpang Bugis (lokasi pelepasliaran) yang berada di dalam Kawasan Taman Nasional Sembilang.

Pemilihan lokasi pelepasan buaya muara di Sungai Simpang Bugis berdasarkan kesesuaian habitat buaya muara yang hidup di air yang terpengaruh salinitas air laut serta daya dukung lingkungan yang masih alami.

Sumber : SPTN Wilayah II Palembang, BTNBS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here