STRUKTUR ORGANISASI

Taman Nasional Berbak sebagai salah satu pemangku kawasan konservasi di Provinsi
Jambi yang berada di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan
Kabupaten Muaro Jambi, berdasarkan dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan No SK. 4649/Menlhk-PKTL/KUH/2015, tentang penetapan kawasan hutan
Taman Nasional Berbak dan Sembilang Wilayah Berbak seluas ± 141.261,94 (seratus
empat puluh satu ribu dua ratus enam puluh satu dan sembilanpuluh empat perseratus)
hektar di kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi.

Taman Nasional Sembilang merupakan salah satu Kawasan Pelestarian Alam yang
ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 95/Kpts-II/2003 tanggal
19 Maret 2003, dengan luas kawasan 202.896.31 Taman Nasional Sembilang didominasi
oleh ekosistem mangrove dan terdiri dari kira-kira 87.000 ha hutan mangrove yang
masih utuh. Meluas ke arah darat hingga 35 km menjadikannya kawasan mangrove
terluas di Indonesia bagian barat.

Berdasarkan SK MENLHK Nomor : P.7/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tentang
organisasi dan tata laksana kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Taman
Nasional Berbak dan TN Sembilang di gabung menjadi Balai Taman Nasional Berbak
dan Sembilang yang berkedudukan di Provinsi Jambi.